08 Aug 2026

SMA Negeri 1 Pangkalpinang Fasilitasi Pembelajaran PJJ bagi Anak Binaan LPKA Pangkalpinang

SMA Negeri 1 Pangkalpinang Fasilitasi Pembelajaran PJJ bagi Anak Binaan LPKA Pangkalpinang
Kesempatan untuk kembali belajar menjadi hal yang membahagiakan bagi empat Anak Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pangkalpinang. Melalui program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) SMA Negeri 1 Pangkalpinang, mereka mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara daring. Kegiatan MPLS dilaksanakan melalui Zoom Meeting dari ruang belajar LPKA Pangkalpinang dengan pendampingan petugas Subseksi Pendidikan dan Bimbingan Kemasyarakatan (Dikbimkemas). Meski mengikuti kegiatan dari tempat yang berbeda, para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan sebagai langkah awal untuk kembali menempuh pendidikan pada jenjang SMA. Pelaksanaan PJJ ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memberikan kesempatan kepada anak yang sedang menjalani masa pembinaan agar tetap dapat memperoleh pendidikan formal. SMA Negeri 1 Pangkalpinang berupaya menghadirkan layanan pembelajaran yang dapat menyesuaikan dengan kondisi peserta didik melalui program PJJ. Kepala LPKA Pangkalpinang, Mustafa Kamaluddin Simamora, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama yang terjalin dengan SMA Negeri 1 Pangkalpinang dalam memberikan kesempatan pendidikan bagi Anak Binaan. “Program PJJ memberikan kesempatan kepada Anak Binaan untuk melanjutkan pendidikan tanpa terhambat masa pembinaan. Ketika mereka kembali ke keluarga, proses belajar juga dapat diteruskan melalui sekolah penyelenggara PJJ yang tersedia di setiap kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ujarnya. Hal senada disampaikan Kepala Subseksi Dikbimkemas LPKA Pangkalpinang, Redi Franto. Menurutnya, kesempatan mengikuti PJJ menjadi salah satu langkah untuk membantu Anak Binaan kembali mendapatkan akses pendidikan formal. “Kami bersyukur Anak Binaan di LPKA Pangkalpinang dapat melanjutkan pendidikan melalui program PJJ SMA Negeri 1 Pangkalpinang. Setelah lulus, mereka akan memperoleh ijazah yang diterbitkan oleh SMA Negeri 1 Pangkalpinang, sehingga memiliki nilai yang sama dengan pendidikan formal,” jelasnya. Dalam pelaksanaannya, pembelajaran PJJ membutuhkan dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak. LPKA Pangkalpinang turut menyiapkan sarana dan pendampingan selama peserta mengikuti pembelajaran secara daring, sementara SMA Negeri 1 Pangkalpinang memberikan layanan pendidikan sesuai dengan program yang dilaksanakan. Bagi para peserta, kesempatan untuk kembali bersekolah memiliki arti tersendiri. Salah seorang Anak Binaan, A, mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat kembali mengikuti pendidikan. “Saya sangat senang bisa kembali bersekolah melalui program PJJ ini. Kesempatan ini memotivasi saya untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ungkapnya. Melalui program PJJ, SMA Negeri 1 Pangkalpinang bersama berbagai pihak terus berupaya agar kesempatan memperoleh pendidikan tetap terbuka bagi anak-anak yang membutuhkan layanan pendidikan yang lebih fleksibel. Kegiatan MPLS ini menjadi langkah awal bagi keempat Anak Binaan untuk memulai kembali perjalanan pendidikan mereka. Harapannya, kesempatan belajar tersebut dapat menjadi bekal untuk terus berkembang, menyelesaikan pendidikan, dan mempersiapkan diri menyambut masa depan yang lebih baik.
← Lihat Berita Lainnya